Untuk mencapai kompetensi para taruna prodi menerapkan metode pembelajaran Teaching Factory (TEFA) yaitu sistem dan model pembelajaran yang menerapkan kegiatan industri ke dalam kegiatan belajar mengajar di kampus. Praktisi dan pelaku usaha profesional dihadirkan ke dalam kampus sebagai tenaga ahli dan pengajar khusus, demi menghadirkan suasana kerja dan industri serta menambah wawasan, kemampuan dan kompetensi taruna di dunia usaha dan industri.
Di luar kegiatan pembelajaran dalam kelas, taruna Prodi MP juga mendapatkan pelatihan sertifikasi kompetensi berstandar internasional Ahli Teknika Kapal Perikanan Tingkat I (ATKAPIN I), Sertifikasi Basic Safety Training (BST), Pelatihan Bahasa Inggris dan Jepang, juga mendapatkan buku pelaut sebagai modal kerja baik dalam negeri maupun luar negeri. Kegiatan di luar kelas lainnya guna menunjang kemampuan dan kompetensi taruna dilaksanakan melalui kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL) dan Kerja Praktek Akhir (KPA) di beberpa perusahaan. Pendidikan vokasi Politeknik KP Bitung yang menerapkan 30% teori dan 70% praktik, sehingga lebih banyak kegiatan – kegiatan praktik di luar kelas.
Fasilitas pembelajaran memiliki fungsi strategis dalam menunjang proses belajar mengajar demi terciptanya suasana akademik yang produktif. Untuk menunjang efektivitas proses dan hasil belajar, Prodi MP memiliki sarana yang cukup lengkap, berupa ruang kuliah, ruang dosen, laboratorium dasar, laboratorium pengecoran logam, Laboratoriuom Mesin, Engine simulator, Docking dan Reparasi Kapal Perikanan, Kapal Latih dan lainnya. Pada saat ini sarana kampus dan fasilitas cukup memadai untuk mendukung kegiatan akademik Prodi MP di Politeknik KP Bitung dan akan terus berkembang demi melancarkan kegiatan pendidikan dan kegiatan praktik industri.
